Tips Memilih Termometer Bayi yang Akurat dan Bersahabat

Demam memang merisaukan bagi kalangan Ibu rumah tangga. Sebagian dari Anda pasti akan spontan untuk mengecek suhu tubuh anak Anda dengan termometer bayi. Suhu tubuh antara anak kecil dan orang dewasa sedikit berbeda. Normalnya suhu anak kecil berkisar antara 36,5 sampai 37° Celcius. Tapi apakah Anda yakin dan sudah percaya pada termometer tersebut? Simak info berikut ini untuk memastikan termometer Anda akurat.

1.   Termometer Telinga
Sesuai dengan namanya, termometer ini digunakan pada telinga. Termometer ini termasuk dalam kategori termometer digital. Sedangkan termometer digital itu sendiri, juga tersedia berbagai macam variasi. Salah satunya ada yang menggunakan teknologi infrared. Termometer ini termasuk ke dalam kategori termometer yang akurat. Apabila Anda ingin memakaikannya pada Anak Anda, pastikan bahwa di dalam telinga anak Anda tidak terdapat kotoran.

Apabila Anda tidak membersihkan, sinar inframerah yang digunakan untuk mengukur suhu di dalam liang telinga menjadi terhalang. Kotoran ini biasanya ada pada bagian telinga tengah. Apabila menumpuk, maka sinar infra merah tidak bisa menembus pada gendang telinga atau membran timpani. Termometer jenis ini, bisa digunakan untuk semua kalangan.

Baik itu bayi, anak balita, orang dewasa bahkan lansia sekalipun. Karena kelebihannya ini, termometer dengan teknologi baru ini jadi semakin banyak peminatnya. Selain bisa dipakai oleh siapapun, penggunaannya juga cukup unik.

2.  Termometer Mulut
Kini, juga sudah tersedia termometer yang bisa digunakan untuk mulut. Terobosan terbaru dari termometer ini juga ada loh yang 3 in 1. Termometer yang bisa digunakan untuk 3 tempat anggota tubuh. Apabila Anda ingin memiliki termometer bayi ini Anda bisa mendapatkannya di situs marketplace blibli.com. Di sana ada banyak pilihan dan variasinya. Anda bisa memilih sesuka Anda.

Apabila Anda telah selesai menggunakan termometer ini, pastikan Anda merawat kebersihannya. Penggunaan termometer ini memang diperuntukkan untuk mulut, namun bukan berarti Anda acuh dan langsung menyimpan termometer ini. Bersihkan pada ujung termometer yang telah terpakai. Apabila memungkinkan, Anda bisa membasuhnya dengan air panas agar kelestariannya terjaga.

3.  Termometer Ketiak
Selain termometer telinga dan mulut, Anda juga bisa menggunakan termometer ketiak. Anda bisa menggunakan ini pada ketiak anak Anda dan apabila selesai simpan di tempat yang terpisah. Karena kalau Anda sudah menggunakan ini pada ketiak, jangan gunakan untuk anggota tubuh yang lain. Jadi jauhkan, bila perlu tandai bahwa termometer yang telah dipakai adalah termometer untuk ketiak.

Ciri dari pemakaian termometer ini adalah adanya bunyi ‘bip’. Jadi, ketika Anda memasangkan pada anak Anda, jangan terburu-buru untuk mengambilnya. Jika Anda sedang sibuk dengan urusan lain, Anda bisa berpesan pada anak Anda.

4.  Termometer Air Raksa
Termometer ini bukanlah termometer digital. Termometer ini merupakan termometer yang telah ‘jadul’. Penggunaan termometer ini sama dengan termometer digital ketiak. Anda tinggal memasukkan pada ketiak anak Anda. Informasi yang dihasilkan dari termometer ini sama akuratnya dengan termometer digital.

Sama seperti namanya, termometer ini menggunakan air raksa dalam fungsinya. Cuman sayangnya, Anda harus berhati-hati menyimpan benda ini. Pasalnya, termometer ini menggunakan air raksa. Sebagian Anda mungkin masih menggunakan termometer ini karena terlihat sangat sederhana dan akurat. Apabila Anda ingin menggunakan, pastikan Anda selalu mengawasi dan pastikan Anda menutup termometer ini dengan aman serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Itulah tadi beberapa pilihan termometer bayi yang bisa Anda pilih. Apapun itu pilihannya, entah termometer digital maupun termometer air raksa, selalu jaga kebersihannya. Anda juga harus waspada terhadap penggunaannya apabila anak Anda memakai tanpa pengawasan Anda.

 

Tagged :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *